Pepaya merupakan buah yang banyak ditemui khususnya di negara tropis.
Pepaya mudah ditanam dan tidak mengenal musim karena dapat tumbuh pada
cuaca apapun. Dengan harga yang murah, pepaya sangat terjangkau untuk
dikonsumsi oleh masyarakat.
Banyak manfaat yang sering diambil dari
tumbuhan pepaya. Secara umum orang mengetahui bahwa pepaya dipercaya
mampu melancarkan pencernaan sehingga bisa mengatasi penyakit sembelit
atau susah buang air besar.
Buah pepaya mengandung vitamin A,
vitamin C, vitamin B kompleks dan vitamin E. Buah pepaya bisa dimakan
saat setengah matang sebagai pelengkap rujak, atau setelah matang
sebagai buah pencuci mulut atau campuran es buah.
Daun pepaya walaupun pahit sering
dimakan sebagai lalap dan merupakan sumber sayuran hijau yang berkhasiat
untuk mengobati jerawat, nyeri haid, menambah nafsu makan, anti kanker
dan pengontrol tekanan darah.
Sabun Pepaya dan Manfaatnya
Nah, yang sekarang kita bicarakan adalah
sabun pepaya. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa pepaya juga
bisa diolah menjadi sabun. Sabun pepaya memiliki senyawa anti-oksidan
dan kaya vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Sabun
pepaya juga mengandung enzim papain yang mampu mengelupas sel kulit mati
yang bandel dari lapisan teratas kulit.
Menurut berbagai penelitian yang
dilakukan, sabun pepaya yang mengandung ekstrak buah pepaya memberikan
manfaat yang sama seperti buah pepaya itu sendiri. Ekstrak yang
didapatkan dengan cara yang benar tidak akan mengurangi kandungan
vitamin, mineral, dan enzim papain yang terdapat dalam buah pepaya.
Bahkan berbagai vitamin, mineral, serta enzim tersebut akan lebih cepat
diserap oleh kulit saat telah diubah menjadi ekstrak.
Sabun pepaya bisa digunakan pada wajah
maupun seluruh anggota tubuh, serta tidak ada batasan penggunaan.
Artinya sabun pepaya boleh sering digunakan setiap hari, misalnya dua
kali sehari, karena tidak memiliki efek samping.
Di antara manfaat sabun pepaya untuk kulit adalah sebagai berikut:
- Membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga kulit jauh lebih sehat dan cerah bercahaya.
- Melembutkan kulit yang kasar, karena sabun pepaya mengandung kakao.
- Mengencangkan kulit tubuh dan wajah jika digunakan secara teratur.
- Membersihkan sekaligus menyegarkan kulit.
- Mengusir jerawat dan flek hitam dengan cara mengangkat sel-sel kulit mati.
- Menyamarkan kerutan dengan cara mengikis sel kulit yang menumpuk di epidermis sehingga regenerasinya lebih optimal.
- Memutihkan kulit dengan bantuan enzim papain.
- Menghilangkan bekas-bekas luka.
- Mencegah penuaan dini atau sebagai anti aging karena mengandung alpha hydroxil acids.
- Mengatasi komedo yang membandel di wajah, khususnya pada bagian hidung dan dahi.
- Menahan radikal bebas sehingga kulit tidak mudah kusam.
- Mengurangi kadar minyak pada kulit wajah.
Untuk mendapatkan manfaat sabun pepaya
secara maksimal, gunakan secara teratur dua kali sehari untuk
membersihkan seluruh badan dan wajah. Gosok-gosok dengan lembut dan
biarkan selama beberapa menit. Setelah itu bilas dengan air
bersih. Hasil dari pemakaian sabun pepaya akan terlihat setelah beberapa
minggu.
**
Sabun pepaya banyak diproduksi di negara
Thailand. Di Indonesia sendiri bisa ditemui namun harus berhati-hati,
karena semakin banyak permintaan konsumen mengakibatkan banyaknya
produksi sabun pepaya yang menggunakan campuran bahan kimia dan akan
berbahaya bagi kulit Anda.
Salah satu produk sabun pepaya buatan
asli Indonesia yang sudah terdaftar resmi di BPOM adalah sabun pepaya
Jinzu produksi Tri Putri Ayu. Sabun pepaya Jinzu memiliki kandungan
ekstrak buah pepaya yang benar-benar murni sehingga memberi manfaat
optimal untuk perawatan kulit wajah Anda.
Cara Membuat Sabun Pepaya Sendiri di Rumah
Persiapan peralatan pembuatan sabun.
Untuk membuat sabun, persiapkan peralatan yang diperlukan sebagai berikut:
-Pakaian pendukung keamanan:
Goggles (kaca mata pengaman), sarung tangan plastik/karet, masker untuk melindungi pernafasan, serta baju lengan panjang. Peralatan pendukung keamanan ini diperlukan untuk menghindarkan kulit, mata, dan pernafasan dari bahaya penggunaan bahan sabun (NaOH). NaOH yang terkena di kulit dapat membuat kulit iritasi dan terbakar. Apabila terjadi kecelakaan seperti ini, segera basuh area yang terkena NaOH dengan cuka makan.
-Wadah plastik atau stainless steel.
Gunakan wadah plastik atau stainless steel selama proses pencampuran bahan. Jangan gunakan bahan alumunium ataupun besi, karena dapat mempengaruhi kualitas sabun, serta berpotensi merusak peralatan.
-Termometer.
-Sendok plastik.
-Mixer.
Mixer digunakan untuk mencampur bahan. Apabila tidak ada mixer, dapat menggunakan blender tangan, ataupun alat pengaduk kue secara manual.
-Cetakan sabun.
Dapat menggunakan cetakan es, gelas air mineral, atau membuatnya sendiri sesuai keinginan.
Persiapan bahan.
Bahan yang diperlukan, antara lain:
-Sodium Hidroksida/Lye (NaOH).
Bahan ini adalah bahan utama yang diperlukan untuk membuat sabun. Semu.a sabun padat dipastikan menggunakan NaOH untuk membuatnya.
-Minyak biji pepaya.
Untuk mendapatkan khasiat buah pepaya, tidak perlu mengambilnya dari daging buahnya. Anda cuma perlu mendapatkannya dari minyak biji pepaya.
-Minyak kelapa.
Minyak kelapa diperlukan untuk membuat sabun lebih bersahabat untuk kulit ketika digunakan, selain juga dapat berkhasiat untuk menjaga kelembaban kulit.
-Minyak zaitun.
Minyak zaitun memiliki banyak khasiat untuk kulit, terutama karena kandungan vitamin E yang sangat tinggi. Sifat minyak zaitun juga dapat membuat sabun lebih nyaman ketika digunakan.
Takaran bahan dapat Anda ukur menggunakan kalkulator sabun, yaitu alat penghitung takaran bahan pembuat sabun. Kalkulator sabun dapat Anda akses secara online di sini.
Langkah membuat sabun pepaya.
1.Gunakan pakaian pengaman: goggles, sarung tangan, masker mulut dan hidung, serta pakaian lengan panjang.
2.Tambahkan NaOH ke dalam air sedikit demi sedikit, lalu aduk secara perlahan hingga campuran keruh dan menjadi bening kembali. Penambahan NaOH ke dalam air ini harus dilakukan secara benar (NaOH ke air), jangan malah sebaliknya (air ke NaOH) karena langkah pencampuran yang salah dapat menimbulkan ledakan.
3.Pada wadah yang lain, campurkan minyak zaitun dan minyak kelapa. Aduk-aduk hingga merata. Gunakan mixer bila perlu.
4.Ukur suhu campuran NaOH dan air, serta campuran minyak zaitun dan minyak kelapa. Apabila suhu minyak lebih dingin, hangatkan hingga mencapai suhu yang setara dengan campuran NaOH dan air. Proses pemanasan minyak ini bisa dilakukan menggunakan kompor atau microwave.
5.Saat suhu NaOH dan air, serta campuran minyak kelapa dan minyak zaitun sudah setara, campurkan keduanya lalu aduk-aduk menggunakan mixer, hingga campuran menjadi kental – padat seperti gel.
6.Tambahkan aroma pepaya bila perlu, aduk-aduk kembali.
7.Setelah semua bahan tercampur rata dan berwujud gel, masukkan ke dalam cetakan. Diamkan selama 24 jam.
8.Setelah 24 jam, bahan sudah mulai mengeras dan dapat dikeluarkan dari cetakan. Apabila cetakan yang Anda gunakan adalah cetakan besar, Anda sudah dapat melakukan pemotongan sabun dan membentuknya sesuai ukuran yang diinginkan. Setelah itu, diamkan kembali selama 4 – 6 minggu dalam suhu ruang.
9.Setelah 4 – 6 minggu, sabun sudah bisa digunakan.
Demikian yang bisa saya sampaikan terima kasih atas perhatiannya mohon maaf jika ad kekurangan sekian terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar